
Pada hari kamis 2 Februari 2017 bertempat di halaman kampus STPK St.Yohanes Rasul Jayapura, setelah perkuliaan berakhir para mahasiswa tingkat I, II dan III yang dikoordinir langsung oleh badan pengurus SEMA melakukan persiapan untuk menjemput mahasiswa tigkat IV yang mengakhiri KKN (Kulia Kerja Nyata) di Paroki Taja Lere keuskupan Jayapura. Persiapan penjemputan sudah di rencanakan dalam rapat tertutup badan pengurus inti dan koordinator SEMA, tepatnya pada hari rabu 31 Januari 2017 bertempat di ruang kulia. Cuaca siang itu sanggat panas, namun hal itu tidak mengurangi semangat para mahasiswa dalam persiapan penjemputan. Dalam persiapan para mahasiswa dibagi kedalam dua kelompok yaitu perempuan dan laki-laki. Kelompok perempuan dikoordinir oleh saudari Elsa dan Ledy untuk mengatur semua yang menyangkut konsumsi mulai dari masak dan juga membuat teh. Sedangkan kelompok laki-laki di koordinir oleh saudara Finsen dan Wens mengatur saunsystem dan mempersiapkan perlengkapan dalam kegiatan penjemputan. Tepatnya puluk 15.40 WIT, para rombongan mahasiswa KKN dan dosen pendamping Bapak Evaristus Silitubun tiba di halaman kampus STPK St.Yohanes Rasul Jayapura dengan menggunakan bus.

Sore itu suasana menjadi berbeda dari yang biasanya, gembira campur sedih membaur pada saat itu. Kebanyakan mahasiswa-mahasiswi KKN tinggal di asrama Sta.Monika dan St.Stefanus sehingga kerinduan mereka selama hampir lebih 2 bulan berada ditempat KKN membuat rindu akan suasana di asrama dan juga di kampus. Sesudah melepaskan rindu para mahasiswa-mahasiswi diarahkan oleh saudara Finsen sebagai pengarah dalam acara ini untuk duduk melingkar di depan halaman kampus STPK.
Dalam kesempatan ini para mahasiswa-mahasiswi membagikan pengalaman mereka selama masa KKN, hampir lebih dua bulan yang sudah mereka lalui. Pertama-tama saudara Finsen sebagai pengarah memberikan kesempatan kepada saudari Aloysia Diana Sedik sebagai ketua kelompok KKN untuk menyampaikan pesan dan kesan serta membagikan pengalaman selama KKN di paroki taja lereh, dalam kesannya Dian menyampaikan bahwa, mereka sebenarnya tidak ingin pulang sebab mereka beta tinggal di tempat KKN namun karena masa KKN telah selesai maka mereka dengan berat hati kembali ke kampus. Sedangkan pesan yang disampaikan itu lebih kepada adik-adik, mereka berpesan bahwa apa yang mereka rasakan dilapangan itu tidak jauh berbeda dengan apa yang mereka dapat di kampus maka itu adik-adik harus rajin ke kapela, berani untuk menjalankan tugas yang di berikan dengan tanggung jawab dan kegiatan kegiatan yang membangun kepribadian rohani lainnya karena itu semua adalah bekal untuk turun ke lapangan. Seusai pesan dan kesan dari kelompok KKN.

Adapun pesan dari mahasiswa tingkat I, II dan III yang di wakili langsung oleh bapak Evaristus Silitibun selaku waka III, beliau hanya menyampaikan selamat datang dan selamat kembali di kampus STPK. Lalu mahasiswi-mahasiswi STPK mereka menutup rangkaian itu dengan rekreasi bersama untuk saling melepaskan rindu antara kakak kakak dan adik-adik bahkan suasana kampuspun ikut merasakan seakan-akan hendak berkata aku juga rindu dan bahagia.
Kontributor:
Korry Susanti Youw
