Solidaritas Kaya-Miskin dalam Lukas: Skripsi Fredy Marian Tawarkan Kajian Teologis atas Ucapan Bahagia dan Celaka

JAYAPURA – Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) Santo Yohanes Rasul Jayapura menggelar Ujian Karya Tulis Akhir pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 08.00 – 09.00 WIT, di Ruang A Kampus STPK Santo Yohanes Rasul Jayapura. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Fredy Marian resmi mempertanggung jawabkan karya tulis akhirnya yang berjudul “Solidaritas Kaya Miskin dalam Injil Lukas: Kajian Kualitatif Studi Pustaka atas Lukas 6:20-26.”

Ujian Karya Tulis Akhir ini dipimpin oleh Dr. Evaristus Silitubun, SS., M.Pd., selaku Dosen Penguji Utama, dengan tim penguji yang terdiri atas Dr. Drs. Paulus Satyo Istandar Tan, M.Th., dan Dra. Berlinda Renwarin, M.Th. Keberhasilan Fredy Marian dalam menyelesaikan dan mempertanggung jawabkan karya tulis akhirnya tidak terlepas dari pendampingan Dr. Drs. Paulus Satyo Istandar Tan, M.Th., selaku dosen pembimbing I dan Dra. Berlinda Renwarin, M.Th., selaku dosen pembimbing II.

Dalam karya tulis akhirnya, Fredy mengangkat isu solidaritas sosial yang krusial dengan melakukan kajian mendalam atas teks Lukas 6:20-26 yang dikenal sebagai “Ucapan Bahagia dan Ucapan Celaka.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kekayaan dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan nyata dalam kehidupan bermasyarakat dan menggereja, serta perlunya pemahaman teologis yang utuh tentang solidaritas dalam perspektif Injil Lukas.

“Penelitian ini menemukan bahwa Lukas 6:20-26 mengajarkan solidaritas yang bersifat konkret dan transformatif—bukan sekadar simpati emosional, melainkan tindakan nyata yang mengubah relasi sosial antara yang kaya dan yang miskin. Teks ini juga mengandung pesan profetis yang mengkritik struktur ketidakadilan dan mengajak pada pembalikan nilai dalam Kerajaan Allah, di mana kemiskinan menjadi ruang perjumpaan dengan Allah,” ungkap Fredy dalam presentasi akhirnya.

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi pustaka, penelitian Fredy menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder untuk menggali makna sosio-teologis dari teks Lukas 6:20-26. Penelitian ini juga merumuskan implikasi pastoral bagi komunitas religius, khususnya dalam menghayati solidaritas dengan kaum miskin sebagai bagian dari panggilan iman. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi sumbangan pemikiran bagi Gereja Katolik di Indonesia dalam merancang program diakonia dan pendampingan pastoral yang berpihak pada kaum miskin dan terpinggirkan.

Dalam sidang tersebut, Fredy Marian dinyatakan lulus dengan perbaikan. Dengan karya tulis ini, diharapkan semakin banyak kajian teologis yang kontekstual dan relevan dengan realitas sosial masyarakat Indonesia, sehingga Gereja semakin hadir sebagai komunitas yang solider dan berpihak pada keadilan sosial.

Penulis : Evans

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *