Dies Natalis ke-12


Jumat, 06 September 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) yang berada dibawa naungan Yayasan Lumen Fidei Papua ini memasuki usianya yang ke-12. Perayaan syukur ini dilaksanakan di Aula Lantai III STPK St. Yohanes Rasul Jayapura. HUT STPK ini diawali dengan misa konselebrasi yang dipimpin oleh P. Paul Tan, Pr dan P. Kelly Sondegau, Pr. Dalam homilinya, P. Paul Tan berharap semoga melalui usia STPK yang ke-12 ini segenap Civitas Akademika STPK St. Yohanes Rasul semakin dewasa dan bijaksana dalam mengembangkan mutu pendidikan di tempat ini.

Dalam perayaan syukur ini dihadiri oleh para dosen, staf karyawan/i dan segenap Civitas Akademika STPK St. Yohanes Rasul. Adapun susunan acara yang telah disusun oleh Bapa Evaristus Silitubun selaku PLT Ketua STPK Jayapura, yakni: Misa Syukur, Acara Pemotongan Kue Ulang Tahun, Sambutan dan Snack bersama. Seusai Perayaan Ekaristi dilanjutkan dengan acara pemotongan kue. Pada bagian ini Ibu Etha Kayaman selaku MC mempersilahkan perwakilan dari tiap tingkat untuk tampil ke depan. Kemudian acara dilanjutkan dengan bernyanyi selamat ulang tahun dan potong kue bersama.

Sesudah acara pemotongan kue dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua STPK yang diwakili Bapa Evaristus Silitubun selaku PLT. Dalam sambutannya Bapa Etus demikian sapaan akrabnya, mengatakan bahwa melalui HUT STPK yang ke-12 ini semoga para dosen, karyawan/i dan seluruh Civitas Akademika STPK St. Yohanes Rasul semakin dewasa dan bijaksana dalam melakukan kegiatan belajar mengajar maupun dalam menjalankan segala tugas dan tanggung jawab di lembaga pendidikan ini, demikian Bapa Etus menggarisbawahi apa yang menjadi inti homili pada hari ini.

Seusai sambutan, para mahasiswa juga mengisi acara dengan membawakan sebuah fragmen singkat dengan tema: Perjuangan Katekis Mewartakan Injil Allah Tritunggal. Pesan yang hendak ditampilkan dalam fragmen ini adalah upaya mewartakan Injil Kerajaan Allah itu bukan hanya tugas kaum berjubah (Klerus dan biarawan/i) tetapi juga menjadi tugas kaum awam. Dengan adanya kerja sama antara kaum berjubah dan awam, maka pelayanan Sabda dan aksi Sosial dapat berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan bersama. Seluruh perayaan syukur ini diakhiri dengan snack dan goyang bersama. SAYONARA. WA WA WA (Kelly Sondegau, Pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 + 1 =